Melaporkan
Hasil Penelitian Sederhana
Ada beberapa cara yang
dapat dilakukan untuk mempresentasikan hasil penelitian. Cara yang paling umum
adalah membacakan secara langsung hasil penelitian yang telah ditulis. Namun,
penyampaian seperti itu memiliki kelemahan, yaitu cenderung membosankan.
Ada cara yang lebih
baik untuk mennyampaikan penelitian, yaitu mempresentasikan dengan menggunakan
OHP (overhead projector). Ada juga cara yang lebih modern, yaitu dengan
memanfaatkan progam komputer power point. Dengan cara ini, presentator tidak
perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk membaca.
Apa saja yang perlu
dipersiapkan ketika hendak mempresentasikan hasil penelitian?
1.
Mencatat pokok pokok hasil penelitian
2.
Menyajikan pokok pokok hasil penelitian
itu dalam bentuk progam presentation power point
3.
Mempelajari bahan presentasi
4.
Menyiapkan mental agar saat presentasi,
tidak panik atau nervous
5.
Menjawab semua peranyaan dengan tenang
dan jelas
Setelah
menyiapkan materi presentasi, kamu diharapkan dapat menyampaikan materi s di
depan khalayak. Tentu saja, kali ini Yang perlu kamu persiapkan adalah mental
kamu, dan bekonsentrasi dengan baik. Hal itu tentu saja akan menyebabkan kamu
tidak daapar menjawab pertanyaan audiens dengan baik.
Saat
menyampaikan presentasi, hal-hal yang perlu kamu lakukan adalah sebagai berikut.
1.
Mengucapkan salam pembuka
2.
Memperkenalkan diri secara singkat
3.
Menyampaikan gambaran umum tentang isi
presentasi
4.
Menyampaikan materi sesuai makalah yang
dibuat
5.
Membuka forum tanya jawab
6.
Menutup presentasi
7.
Menyampaikan terima kasih dan salam
penutup
Untuk menuliskan laporan penelitian yang baik, Anda harus menentukan topik
yang spesifik, mengetahui apa yang ingin Anda sampaikan, dan mengungkapkannya
secara efektif. Nah, 9 langkah ini mungkin bisa membantu Anda dalam membuat
penelitian yang baik. Langkah 1: Pilih topik
Ketika menentukan topik, pilihlah yang Anda memang tertarik untuk membahasnya dan bisa mengumpulkan informasi yang cukup. Jika topik terlalu luas, Anda akan mengalami kesulitan dalam mengerjakannya.
Langkah 2: Menempatkan informasi
Gunakanlah informasi dari sejumlah referensi yang beragam dan berasal dari berbagai sumber. Sumbernya bisa dari ensiklopedia, almanak, jurnal-jurnal, buku, majalah, dan surat kabar. Bentuk informasinya bisa saja dalam bentuk berkas, atau pun data digital.
Langkah 3: Siapkan kartu bibliografi
Menyiapkan kartu bibliografi untuk mendokumentasikan sumber informasi yang Anda gunakan ketika menulis laporan penelitian.
Langkah 4: Siapkan lembar catatan
Gunakan lembar-lembar catatan untuk menuliskan segala hal dari sumber yang Anda tuliskan dalam penelitian. Berilah nomor pada kartu catatan untuk menyimpan setiap detil dari informasi tersebut.
Langkah 5: Siapkan outline
Tuliskan outline dengan mengatur beragam catatan yang Anda punya dalam sejumlah bagian, seperti topik, sub topik, detil, dan sub detil dari informasi tersebut.
Langkah 6: Buat draf
Gunakan segala catatan yang Anda punya dan telah dituliskan dalam bentuk outline untuk menyusun draf penelitian Anda. Dalam menuliskan draf, jangan lupa untuk menggunakan penomoran catatan kaki untuk mengetahui dari mana sumber yang Anda dapatkan.
Langkah 7: Periksa kembali draf
Buatlah perubahan yang Anda butuhkan pada draf yang Anda buat, untuk memastikan bahwa ide telah diekspresikan secara jelas dan penulisan Anda telah akurat.
Langkah 8: Siapkan bibliografi yang digunakan
Pada akhir penulisan, berilah daftar dari seluruh sumber yang Anda gunakan dalam penelitian. Kartu-kartu bibliografi yang sudah Anda siapkan sebelumnya, akan berguna dalam tahapan ini. Buatlah daftar bibliografi berdasarkan alfabet.
Langkah 9: Siapkan halaman judul dan tabel daftar isi
Halaman judul adalah halaman pertama dari laporan penelitian. Halaman ini memuat judul laporan, nama Anda, dan tanggal dibuatnya laporan. Daftar isi berada di halaman kedua. Bagian ini berisi topik utama, sub topik yang dinilai penting, dan halaman yang memperkenalkan penelitian Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar